Selain Diblokir TikTok kena Denda Milyaran Rupiah di Korsel Karena Langgar Privasi Anak

Platform sharing video TikTok dijatuhi hukuman denda sebesar 186 juta won atau kurang lebih Rp 2, 2 miliyar oleh pemerintah Korea Selatan akibat melanggar peraturan privacy informasi di negeri tersebut.

TikTok diduga lalai dalam melindungi pribadi informasi anak- anak yang memanfaatkan platform tersebut. Denda sebesar 186 juta won itu setara dengan 3% dari penghasilan tahunan mereka di Korsel, yakni peraturan yang diresmikan buat pelanggaran semacam itu.

Korea Communicationss Commission( KCC) menginvestigasi TikTok semenjak Oktober 2019 kemudian. Bagi mereka, TikTok mengumpulkan informasi dari anak- anak berumur 14 tahun ke bawah tanpa izin ataupun sepengetahuan orang tuanya.

Paling tidak terdapat 6007 komponen informasi anak yang dikumpulkan TikTok di Korsel dari 31 Mei 2017 hingga 6 Desember 2019

KCC pula menyebut TikTok tidak berikan ketahui pengguna jika informasi penggunanya nyatanya dikirimkan ke luar negara. Dikala ini TikTok dikenal memakai 4 industri cloud buat menaruh informasinya, ialah Alibaba Cloud, Fastly, Edgecast, serta Firebase, yang servernya berlokasi di Amerika Serikat serta Singapore.

Dalam pernyataannya, TikTok mengaku cuma meng- outsource penyimpanan informasinya ke industri pihak ketiga dikala diperlukan, serta mereka menyesal tidak berikan ketahui penggunanya menimpa perihal ini. Ke depannya mereka juga mengaku hendak membetulkan metode mereka menanggulangi informasi pengguna.

Denda yang dijatuhkan ke TikTok ini merupakan permasalahan ke sekian yang dirasakan TikTok, sehabis dituding sangat banyak menyedot informasi pengguna. Contohnya merupakan pemerintah AS yang telah mulai melarang pemakaian TikTok di beberapa kantor pemerintahannya.

Sedangkan itu di India, TikTok juga saat ini diblokir. tetapi perihal ini kaitannya dengan tensi antara Cina serta India yang terus bertambah sebagian waktu belum lama ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *